top of page
Search

Sejarah Sistem Operasi Linux

  • MDA14
  • Oct 13, 2022
  • 4 min read

Updated: May 14, 2023



Sebelum kemunculan Linux, saat itu sudah adalah sistem operasi yang muncul di pasaran yaitu Unix dan Dos, atau yang sekarang dikenal sebagai Windows. Namun, kedua OS tersebut bersifat tertutup sehingga harus didapatkan dengan membeli.


Melihat situasi tersebut, komunitas Developer kemudian membentuk suatu grup bernama GNU. grup ini bertujuan untuk menciptakan sistem serta aplikasi yang bersifat gratis sekaligus open source, sehingga semua orang bisa menggunakannya.


Ketika semua komponen telah selesai dibuat, sayang ada satu komponen penting tertinggal dan belum berhasil dibuat, yaitu Kernel yang akan menjadi pusat operasional berjalannya sistem operasi ini.


Sampai kemudian pada tahun 1991, seorang mahasiswa jurusan Ilmu Komputer dari University of Helsinki mencatatkan sebuah Operating System mandiri dan bisa berjalan di device baru menggunakan processor 80386 tanpa memasukkan kode unik apapun. Dan sistem itulah yang kita kenal sebagai Linux.


Linux adalah sistem operasi yang bertujuan untuk mempermudah Developer dalam mengembangkan perangkat, agar tidak terbentur akan lisensi dan regulasi yang rumit. Melihat tujuan tersebut, jelas bahwa Linux diciptakan sebagai inovasi untuk mendobrak adanya monopoli sistem operasi.


Beberapa jenis OS Linux antara lain adalah :

  • Debian Linux

Debian Linux dirilis pada tahun 1999, dan sangat cocok digunakan untuk komputer server maupun komputer admin. Hal ini dikarenakan sistem operasi Debian Linux memiliki kestabilan program. Debian Linux adalah OS cross platform yang dapat dijalankan pada hampir semua perangkat/jenis komputer. Debian Linux adalah free software hasil pengembangan berbagai sukarelawan programmer di seluruh dunia. Selain stabil, Debian Linux juga memiliki pemeliharaan berbasis program APT yang canggih, serta hanya memerlukan reboot pada saat penggantian kernel, gangguan listrik, maupun penggantian hardware.

  • Redhat Linux

Redhat Linux dikembangkan oleh perusahaan bernama Red Hat Inc dan merupakan OS pertama yang menggunakan sistem RPM Package Manager. Redhat Linux merupakan OS yang memiliki keunggulan mudah dalam proses instalasinya. OS Redhat Linux didesain sedemikian rupa agar mudah diinstall oleh para penggunanya. Kelebihan lainnya adalah user dapat mengubah alamat IP menjadi domain pada web, domain dapat digunakan sebagai virtual host, serta domain lebih mudah diingat jika dibandingkan dengan no IP Address. Redhat Linux mampu memberikan keunggulan seperti kemudahan, tampilan grafis dalam mode tampilannya, serta instalasi dan pemakaian yang mudah.

  • CentOS Linux

CentOS Linux pertama dirilis pada tahun 2004, dan merupakan OS dengan kepanjangan dari Community Enterprise Operating System. CentOS Linux merupakan OS yang dibangun dengan Linux Framework yang didasarkan pada Redhat Enterprise Linux (RHEL). CentOS merupakan salah satu OS terbesar dan terpopuler di kalangan pengguna Linux. CentOS Linux dapat digunakan dan dikembangkan dengan gratis serta sangat cocok digunakan oleh programmer pemula. CentOS memiliki keunggulan sangat kompatibel dengan Redhat dan RHEL sehingga driver RHEL juga dapat digunakan pada CentOS, OS Freeware yang handal untuk enterprise, serta OS yang didukung resmi oleh cPanel.

  • Ubuntu Linux

Ubuntu merupakan proyek OS yang dikembangkan dan disponsori oleh perusahaan Afrika bernama Canonical Ltd dan dirilis pada tahun 2004. Ubuntu bisa diartikan sebagai ‘rasa kemanusiaan terhadap sesama manusia’. Ubuntu adalah OS turunan dari Debian, dan saat ini tengah merajai trend penggunaan OS Linux di kalangan developer. Ubuntu secara rutin melakukan pembaruan dan update versi setiap 6 bulan sekali. Aspek yang diperbarui antara lain sistem, keamanan, dan kesalahan/bug. Ubuntu memiliki beberapa keunggulan yaitu bersifat open source dan gratis untuk digunakan, tidak membutuhkan spesifikasi perangkat yang tinggi untuk instalasi dan pengoperasiannya, serta dapat dimodifikasi dan didistribusikan sesuai kebutuhan user.

  • Slackware Linux

Slackware merupakan OS versi terlama namun saat ini masih tetap digunakan dan dikelola. Slackware merupakan OS yang dibuat oleh Patrick Volkerding dari Slackware Linux, Inc. Beberapa kelebihan Slackware adalah stabilitas dan kemudahan desain, pembuatan paket Slackware yang sederhana, termasuk OS Distro yang yang cryptic dan manual bagi pengguna Linux, menggunakan pendekatan gaya UNIX yang sederhana, stabil, mudah di custom.

  • SuSE Linux

SuSE Linux merupakan OS yang dikembangkan oleh OpenSuSE Project. SuSE Linux memiliki ciri khas yaitu stabil dan user friendly. SuSE dikenal sebagai OS yang memiliki tampilan desain yang baik dan mudah dan dalam pengaturannya. Salah satu keunggulan dari OS SuSE adalah dapat menggunakan pilihan Bahasa Indonesia dalam opsi pengaturan bahasanya, sehingga tentu dapat lebih mudah dipahami dan dioperasikan. Kelebihan lain dari SuSE ini adalah memiliki software yang lengkap, selalu mengalami perkembangan dari versi awalnya, sangat stabil dan peka dalam mendeteksi hardware, harga terjangkau dan bahkan ada yang gratis, aman dari virus, serta update sistem yang mudah.

  • Linux Mint

OS Linux Mint menggunakan basis OS Debian dan Ubuntu, jadi aplikasi yang dapat berjalan pada Ubuntu, secara otomatis juga dapat dijalankan pada Linux Mint. Beberapa keunggulan Linux Mint antara lain penggunaannya yang ringan, dilengkapi pencarian dan aplikasi favorit, telah terintegrasi dengan codec multimedia yang terintegrasi dengan Java Runtime, memiliki tampilan desktop yang sederhana, manajemen yang mudah dipelajari, serta dapat dijalankan dengan USB Flash Drive yang menggunakan UNETbooting sistem operasi windows. Linux Mint memiliki dua tipe yaitu MATE dan CINNAMON.

  • Fedora Linux

Fedora atau Fedora Core (versi sebelumnya) / Fedora Linux adalah OS berbasis RPM dan yum yang dikembangkan oleh Fedora Project dan disponsori oleh Red Hat. Beberapa kelebihan Fedora Linux adalah memiliki banyak fitur, mempunyai tampilan desktop yang menarik, populer di Amerika serta digunakan hampir 50% pengguna Linux, memiliki fitur keamanan yang canggih seperti SElinux (Security Enhanced Linux), tidak mudah terkena virus karena memiliki sistem Security, Audit dan Intrusion-Detection Sectool, PackageKit-Framework, memiliki banyak platform dan aplikasi seperti ‘Glitch-Free’ untuk PulseAudio, serta memiliki libreoffice yang cocok digunakan di perkantoran.

  • Caldera Linux

Caldera Linux merupakan project OS Linux yang dibuat oleh System Caldera (dulu) dan sekarang bernama SCO group. Caldera merupakan LInux yang pertama menggunakan Auto-Detect Hardware seperti plug and play pada Mac. Caldera dirancang dengan tampilan grafis secara keseluruhan, yaitu sejak setting hardware, semua dilakukan melalui tampilan grafis. Caldera memiliki keunggulan antara lain memiliki Caldera Open Administration System (COAS) yaitu alat administrasi sistem berbasis gui, dapat bekerja dengan baik dalam setup Linux maupun Windows dual-booting, lebih berfokus ke kebutuhan corporate, lebih selektif dalam memilih daftar software yang disertakan, serta menyediakan wizard untuk konfigurasi dan pemasangan. Caldera memiliki tampilan grafis yang menarik dan tidak membosankan, Caldera juga memiliki fitur game selama user menunggu proses instalasi selesai, unik bukan?

  • Mandriva Linux

Mandriva Linux (dulu dikenal dengan Mandrake) merupakan OS yang dibuat oleh Mandriva pada tahun 1998 dengan menggunakan RPM Package Manager. Mandriva cocok digunakan untuk client yang mengutamakan kehandalan. Mandriva dimaksudkan untuk mempermudah penggunanya dalam melakukan instalasi serta penggunaan OS Linux. Mandriva mengutamakan kemudahan instalasi berbasis GUI. Kelebihan lainnya adalah, Mandriva mendukung lebih dari 68 bahasa, proses kontrol, instalasi, dan administrasi yang mudah, serta memiliki berbagai software termasuk permainan, software yang mendukung kebutuhan perkantoran, server, utilitas internet, serta server.


Sumber Referensi:

https://cloudraya.com/blog/berbagai-macam-jenis-os-linux-dan-kehebatan-masing-masing/

https://www.jagoanhosting.com/blog/linux-adalah/


 
 
 

Comments


Diraff

©2022 by M. Dimas Arianda. Proudly created with Wix.com

bottom of page